Cahaya, Gelombang, dan Partikel?

Berdasarkan eksperimen yg dilakukan oleh si Hertz berdasarkan teori efek fotolistrik yg dikemukakan oleh Einstein, ternyata terbukti bahwa cahaya bukan hanya bersifat gelombang, tetapi juga pada kondisi tertentu bisa bersifat sebagai partikel (foton.)

 

Kalau begitu, jadi ada sifat dualisme dimiliki oleh cahaya yang kadang-kadang bisa berupa gelombang, kadang-kadang bisa juga berupa partikel.

 

Pertanyaannya, kapan cahaya menjadi partikel? kapan juga cahaya menjadi gelombang?

 

Pendapat saya, itu tergantung kondisi yang kita ciptakan terhadap cahaya, atau dengan kata lain, tergantung bagaimana kita memperlakukan cahaya tersebut.

 

Pertanyaan kedua, karena cahaya ternyata memiliki dualisme persifatan, jadi benar atau salahkah pendapat saya yang meyimpulkan bahwa cahaya itu berupa gelombang, dan gelombang dari cahaya itu merupakan kumpulan dari paket-paket partikel (foton) yang membentuk gelombang cahaya itu sendiri?

 

 

 

 

#sayangnya jam kuliah udah beres, sehingga pertanyaan dan pernyataan itu gak sempet saya ajukan ke dosen.

 

#sok iyeh ya gue. abaikan saja. Open-mouthed smile

makmalf

21 Replies to “Cahaya, Gelombang, dan Partikel?”

  1. Aku ingin menjadi cahaya, punya 2 sifat! sebagai partikel (nyata dalam jasmani) juga sebagai gelombang (maya dalam hal ini hati). Cahaya teridentifikasikan sebagai jiwa (hati) dan raga (jasmani) *hanya pendapat

  2. kalau kata guru fisika saya dulu…

    sifat bisa bersifat cahaya sekaligus pertikel dalam waktu bersamaan. namun kita tidak bisa melakukan pemeriksaan kedua sifat tersebut dalam waktu yang bersamaan karena hingga saat ini belum ada satu pun alat yang mampu melakukannya.

    Hanya persoalan metodologi penelitian yang membuat cahaya kadang bersifat foton dan gelombang.

Leave a Reply