Categories
Just for Fun Life

We’ve Got Married, and We Have To Go to Singapore.

Going to Singapore, just the two of us, it’s just always be a topic in our little chit chat since we date. Now we got married. So, why don’t we make it to be true?

This year, on the 7th of July, we’ve officially become a married couple, about 4 weeks passed from that day, we took the vacation. My wife were on 3 weeks pregnant, hell, it is too risky, but we both wanna go to see Singapore so badly… So “let’s take the risk”, I said.

Categories
Cerpen Just for Fun

Every Woman You Met Has Her Own Song

Girls, mothers, aunts, female, I’d love to call them woman in this post. Not just woman sounds more general, “higher” or “grown up”, but it’s because something I’m going to tell here now.

Woman, in this life never makes a men boring, never has no story to be told by every men who has met one of them, woman. Even many song writers tell you about them, woman, in their song’s lyric. But I couldn’t guarantee if every bloggers tell about them too like I do now.

Truly, I don’t know exactly what the point I want to tell you guys in this post. But um, let me tell you this one story.

Blog makmalf - Every Woman You Met Has Her Own Song
“Never makes a men boring” – Coyote Ugly Movie Poster

Back in that day, it was just the day like any usual days always go by. The earth was still spinning, the wind was blowing, the sun was still shining, was not raining I guess. What about the traffic that day? Jammed as always. I didn’t know, suddenly I realized that women I always met before was looking more interested than so so many days before. Prettier, more and more. I didn’t know about something or anything could gave her power to being more.

No twisted ending, because yes I did the thing. Just like any other single men knowing any single women is prettier than many woman around her. I tried to make some chit chat with her, didn’t go well at first, but it gone well finally as the chit chat we made gone more far and deeper. Yeah, I saw something more than just her good looking face, something more than anything which any man look at her from the outside of her. It’s something like the way she told about her ideas, yeah anything, whatsoever, she showed off her idealized version to me. Yes I saw it, didn’t doubt what I saw.

Days gone, some memories about her might be gone as well, considering the capacity of my brain. I realized, I gone too much, it was just an hello effect I guess. Now, she is my girlfriend of my life. LOL. But it’s okay, because if that day didn’t happen like the way I just told, I don’t even know that she is the women I can share everything like anything with. No drama, only with her I can make this relationship more realistic. I mean, sometimes we argue about something, I make mistake, she makes mistake, and that’s okay, we’re still going through together, none of them, problems, we took too far.

No scheduled phone calls required, no regular morning texts required, we still together for 1 year now. We are doing it calm. I am doing too calm, maybe. lol

And…. There’s something I always wonder, if I’m listening to this brand new song, released far far away from that day which is the funniest thing, the moment of that day is screening again in my head, sitting on the desk with her, knowing her loving me so much nowadays. I don’t know, still searching what makes this song could be related to her in “that day version”.

#nowplaying Night Changes By One Direction

O yeah, maybe the video clip could be the answer.


______________

P.S.

And what I’m wondering too is, how can I listening to One Direction? I think I lost my genre.

makmalf
Categories
Just for Fun Tips

Breath, Little Smile

Breath, when you feel so tired but no ones know you tired.

Breath, when you feel so sick of this reality life you can’t hide of. 
Breath and breath. It will calm you down and let you up from everything that let you down.  
Breath, when you need an idea but there’s no any ideas in your head.
Breath, when you feel so tired and ideas still far from your head. 
Breath and breath. Let the air flows trough your nose and filled in your head.
Breath, when you are worried about something happen in the past.
Breath, when you are worried about something coming up. 
Breath and breath. It will helps you to thinking well about something you worried of. 
Breath, then you realize that each day of your life gives you a lot of memories and inspirations.
Breath, then you’ve found the truth that this little smile is precious to turn your passion on. 
Breath, little smile. 
Breath is all you need.
makmalf
Categories
Just for Fun

Nostalgia dengan Game PS1

Zaman SD dulu, sama kaya anak-anak lainnya, saya keranjingan PS1. Karena saya tinggal di Kampung yang bener-bener kampung, rental PS1 cuma ada satu, itu pun selalu penuh pada saat jam-jam bubar sekolahan,  karena yang tersedia di rental cuma ada satu unit saja. Dengan biaya main 1000 per setengah jam, saya rela bolos sekolah pagi alias kabur dari sekolah agar bisa maen tanpa harus nunggu lama ngantri dengan pelanggan rental yang lain. Banyak game yang saya ingin mainkan sampe tamat, cuma gak mungkin, mengingat uang jajan saya cuma dikasih pas-pasan, belum lagi kalo udah ketauan ortu atau guru.
Disamping sekolah pagi, saya juga sekolah siang, itu namanya sekolah agama. Kebetulan, rental PS itu lokasinya dekat dengan sekolah agama, ya otomatis, saya sering banget mabal dari sekolah hanya untuk maen PS. Waktu itu, lagi asik-asiknya maen, ternyata ada salah seorang guru yang sengaja datang ke rental PS, ngecek murid-muridnya yang hari itu bolos, ya apes lah, saya ketauan lagi maen PS. Ini bener-bener saya ingat, beliau bilang gini, “Akmal! naon kalahka di rental PS, nu lainna mah sarakola!?” Saya kaget dong, tapi malah keceplosan bilang gini, “Eh muhun pak, keheula di save heula.” (ini bahasa sunda, mungkin ngerti lah ya.)
Parah bener bener parah waktu itu, gak tau kapan dilaporinnya, besoknya ortu saya akhirnya tau kalo saya masih sering mabal dari sekolah buat maen PS. Beberapa hari kemudian, saya dibelikan game console sama ortu, mungkin dengan harapan anaknya ini gak pernah mabal dari sekolah lagi, tapi yang dibelikan bukannya PS, malah SEGA. -___-” 
Tapi lumayan lah daripada gak punya sama sekali, dengan grafik yang memang jauh kalah dari PS, pilihan game-game yang sedikit dan harganya mahal, karena gak ada istilah game bajakan di console SEGA itu, ya sudah, beberapa harinya lagi saya tetep sering mampir ke rental PS. 
Ini beberapa game yang dulu sering saya mainkan tapi belum pernah sampe tamat. Dan sekarang saya mainkan lagi dengan menggunakan emulator di laptop. Beberapa ada yang sudah tamat, dan yang lainnya sedang saya usahain sampe tamat. Lumayan untuk nostalgia dan obat jenuh dari rutinitas sehari-sehari.
Vigilante 8
Main game ini asyiknya berdua, join-joinan ngalahin mobil-mobil musuh. Zaman dulu, grafik segini bener-bener dianggap udah canggih dan keliatan bagus banget, tapi sekarang? You know, mesti dibandingin sama grafik 3D dari game console PS3 sama game PC, ya jauh banget lah. 
Crash Bandicoot
Pas zaman dulu sering main ini, kebetulan belum punya memory card PS1, tapi anehnya, tanpa bosan saya tetap sering main game ini meskipun diulang lagi dari awal alias gak naik-naik level dan gak pindah-pindah map. ๐Ÿ˜€
Jackie Chan: Stuntmaster
Game ini paling susah, dari zaman dulu sampai sekarang saya coba tamatin, selalu mentok di entah level berapa saya lupa dan males ngecek. Terlalu sulit, lawannya terlalu banyak, si Jackie Chan sendiri babak belur dikeroyok banyakan. Ikutin walktrough-nya dulu pernah dari tabloid Fantasi (ada yang masih inget? :)), tapi tetep susah.
Nascar Rumble
Ini paling asyik dan paling sering saya mainkan kalo kebetulan saya ngerental PSnya berdua sama temen. Saking seringnya, saya masih hafal dengan tepat apa password buat ngebuka mobil-mobil yang masih di-lock, yaitu: kmzway87aa. Mobil jagoan saya? Jetcar. ๐Ÿ™‚
Smack Down
Paling seneng main game jenis battle yang satu ini, karena dibanding game battle yang lain seperti Tekken, Bloody Roar, dan Street Fighter, Smack Down lebih bebas, bisa kabur keluar arena, ngambil segala macem barang buat dihantam ke lawan, sama yang paling asyik, nendang wasitnya! ๐Ÿ˜€
Resident Evil 3: Nemesis
Gak ada game horror lain yang gak lebih horror dari game yang satu ini, efek ngagetinnya ketika si zombie keluar secara mendadak sambil teriak tetep kerasa sampe sekarang. Main game ini harus bener-bener teliti dan sabar, gak jarang kita harus bolak balik dari satu lokasi ke lokasi yang jauh udah di lewatin hanya untuk membuka pintu dengan kunci yang baru ditemukan untuk bisa masuk ke map baru yang belum kebuka sebelumnya. Oh ya, jangan lupa hemat peluru sama obat-obatan. 
Road Rash Jailbreak
Game yang lumayan sadis, kita dituntut untuk jadi juara pertama dari balapan jalanan yang otomatis menghalalkan segala cara demi mengalahkan lawan. Digebukkin sampe jatuh, ditendang motornya sampe jatuh, bahkan digebuk dengan rantai.
Cuma itu saja yang paling saya ingat dan saya mainkan lagi sekarang, itung-itung nostalgia masa kecil sekaligus nerusin cita-cita saya waktu kecil yang ingin tamatin judul-judul game di atas. ๐Ÿ™‚
Kalo ada yang mau maen juga, silakan download emulator PS1-nya di indowebster juga banyak, dan download gamenya berupa file *.iso di http://coolrom.com.
Thanks. ๐Ÿ™‚
makmalf
Categories
Artikel Serius Gak penting Just for Fun Lagi galau

Sekelumit Cerita dari Sebagian Zaman Ini

Right, right, right, zaman sekarang BB, gadget android mulai dari yang tipis sampai segede remote tv, mulai dari yang selebar remote sampai selebar papan ujian, iPhone, iPad, laptop, bla bla, whatever, you name it.. semua orang pakai, gak harus kalangan atas, sekarang, kalangan menengah ke bawah pun bisa. (Thanks to chinese and local brands, dalam hal ini). Karena apa? Dewasa ini, semua orang butuh bersenang-senang. Semua orang ingin berinteraksi dengan dunia luar yang lebih luar dan lebih luas lagi daripada sebelumnya. Semua orang ingin berinteraksi dengan orang-orang asing yang populasinya jauh lebih besar daripada populasi orang-orang yang sudah mereka kenal di bumi ini sebelumnya. 
Orang-orang pun kini sudah bosan  menulis segala unek-uneknya, keluh kesahnya, atau ungkapan hatinya di atas lembaran-lembaran diary. Orang-orang ingin atau malah gak sadar telah berubah menjadi seorang yang sangat terbuka dengan dunia luar. Facebook, Twitter, Blog, bla bla bla, seperti diary bebas berisi segala keluh kesah segala macam penyakit dari mulai sakit gigi sampai sakit hati yang tentunya bebas dibaca oleh semua orang. Begitulah sekarang ini.
Gak salah memang, karena semua orang juga butuh berekspresi dan bersenang-senang setelah sibuk bekerja  atau mencari kerja, setelah lama pacaran kemudian putus di tengah jalan (bold: secara harfiah), atau setelah lama kuliah masih belum ada bayangan entah mau lulus kapan. (no offence). Lagi-lagi berterimakasih kepada gadget-gadget lengkap dengan jaringan internet yang kuat di mana-mana (di angkot, di kelas pas waktu ujian MKU, di lampu merah yang nyetop sampai 100 detik.), o ya, terimakasih 0.facebook.com juga, thanks whatsapp akhirnya pengguna android, iDevice, dan pengguna BB bisa exist bareng-bareng berkat anda. (hampir saja lupa).
Guilty pleasure memang, tapi bagaimanapun, saya tetap beruntung bisa tumbuh remaja dan dewasa (?) tepat di zaman seperti ini, meskipun bisa dibilang zaman ketertundukan juga. Ketika sekelompok orang yang telah susah payah mengadakan reunian SMA tetapi di TKP malah hampir semuanya tertunduk karena sibuk ngecek timeline sembari reply mention-nya masing-masing.
Dan dengan sadar pun, saya telah berkeluh kesah dan mencibir segala hal ini di layar komputer atau gadget anda. (via blog ini.) Sorry and no offence.
makmalf
Categories
Just for Fun Resensi Film

Harusnya Moment-nya Seperti Ini

*Sebenarnya bingung post ini saya mau kasih judul apa.
Banyak segala jenis adegan beserta moment-nya yang sengaja disajikan seindah mungkin dan sesempurna mungkin dalam sebuah film. Tidak jarang saya menonton sebuah film dan melihat berbagai moment indah yang nyaris mendekati sempurna. Mungkin ini efek sampingnya, saya pun ingin sekali atau boleh dibilang terobsesi untuk -boleh lah cukup sekali saja- mengalami moment tersebut di dunia nyata ini, entah kapanpun itu atau dengan siapapun itu, saya ingin sekali untuk melewati moment seperti yang ada dalam beberapa film berikut ini.
Moment #1
Sebuah adegan dalam film The Curious Case of Benjamin Button. Suatu malam di sebuah penginapan, Si Brad Pitt seperti biasanya mengalami insomniac, dia pun keluar dari kamarnya dan turun ke lantai bawah untuk membuat secangkir teh, tanpa diduga, seorang wanita yang selama ini telah mengalihkan perhatiannya juga ada di ruangan yang sama, dia insomniac juga. Tidak disia-siakan kesempatan itu, akhirnya si Brad Pitt menawarkan teh untuk dia, dia pun mau. Keduanya kemudian ngobrol ngalor ngidul di sebuah ruangan yang sunyi, hanya mereka berdua saja duduk saling berhadapan, sambil meminum secangkir teh. Saya pun ingin mengalami kejadian seperti itu. 
Moment #2
Masih judul film yang sama. Suatu malam, Brad Pitt dan teman ngopi wanitanya itu pergi keluar. Ditengah malam yang sepi, mereka berjalan menyusuri jalan yang ditutupi oleh salju yang turun. Berjalan sambil ngobrol ngalor ngidul, berpegangan lengan. Perfect moment. Saya pun ingin mengalami kejadian seperti itu. 
Moment #3
Sebuah adegan dalam film The Intouchables. Si Driss mengajak keluar majikannya sekaligus sahabatnya yang waktu itu penyakitnya sedang kambuh, pada suatu malam yang cerah dan udara yang segar, mereka hanya berdua. Ngobrol ngalor ngidul menyusuri sudut-sudut indah Prancis, sambil berbagi isapan sebatang rokok. Saya pun ingin mengalaminya. 
Moment #4
Sebuah adegan dalam film Before Sunrise. Terlalu banyak moment indah dalam film ini, saking banyaknya saya ingin mengalami satu malam saja yang persis sama seperti yang ada dalam film ini. Tapi di post ini saya harus memilih satu adegan saja, yaitu di sebuah restoran, ketika Si perempuan mengajak si laki-laki untuk pura-pura telponan. Dalam perbincangan dalam “telpon” itu mereka saling jujur berpendapat mengenai satu sama lainnya. Saya pun ingin mengalaminya. 
Moment #5
Sebuah adegan dalam film Speedy Scandal. Waktu itu si ayah membantu membuat sebuah ide lagu untuk anaknya yang akan ikut kontes menyanyi. Scene itu begitu jelas menggambarkan sebuah ikatan harmoni antara ayah dan anak. The perfect romantic scene ever! Saya pun ingin mengalaminya.
Sudah cukup sampai di sini bermimpinya. Oh boooy, akhir-akhir ini, saya sadar, saya banyak melamun. 
makmalf
Categories
Just for Fun

Siap-Siap Saja, Ya

Dia bukan satu-satunya yang pernah datang ke keseharian ini, ada banyak semacam dia yang pernah datang menyambangi ke keseharian ini, dan dia yang ini, sialnya, datang disaat yang tepat.

Dia hanyalah 12 digit nomor acak yang bahkan sulit sekali untuk diingat, dia ada tanpa alasan yang jelas, dia hanyalah dering hp yang cukup bisa memberi keceriaan untuk membacanya dan bertukar obrolan di sedikit menit yang melegakan dada. Dia hanya itu saja. 


Dia biasa saja, sebut saja dia hanyalah warna hitam yang datang ketika semua terasa putih, datar, dan hambar tanpa hiasan. Biasa dia membuatnya dia terasa istimewa. 
Ketika dia seperti itu, hati ini tidak bisa biasa saja, hati ini sulit untuk biasa saja, bahkan ada rasa untuk ingin bisa juga menyenangkannya, dan membuat dia pun betah berlama-lama.

Tapi, dia ya dia, dia bisa datang dari mana saja, dia bisa siapa saja, dia bisa datang kapan saja, dan dia yang ini, sialnya, bisa pergi begitu saja. 

Jadi siap-siap saja, ya.
makmalf
Categories
Just for Fun Musik Ulasan Produk

Alasan Kenapa Saya Lebih Suka iPod Dibanding DAP Lain

Sebenarnya kurang penting juga sih, tapi gak ada salahnya meskipun hanya selewat ide yang barusan muncul di otak ini saya coba tuangkan di blog. ๐Ÿ™‚
Ada banyak pemutar file audio/media player, di forum-forum audiophile sering disebut digital audio player (kesananya ditulis DAP) yang beredar di pasaran, mulai dari yang murah dan murahan, murah tapi gak murahan (kerhor gitu), mahal tapi murahan, sampai mahal dan berkualitas tinggi. Dan yang saya ingin bahas di sini adalah pengalaman saya sebelum, sedang, dan sesudah memakai ipod touch 4g
Sebelum memakai ipod touch, DAP yang saya sering gunakan adalah Sony Ericsson Cedar. Suaranya lumayan lah, apalagi setelah saya modding audio file systemnya, hasilnya lebih terdengar bagus lagi, dan lebih bertenaga. Tapi tetap ada gak enaknya, entah kenapa, hp Soner Cedar ini ketika saya sedang memainkan lagu lewat earphone, walaupun sudah saya set ke silent, tapi pas ada sms masuk, lagu langsung mati dan dipotong oleh nada dering sms, tentu itu sangat menganggu kenyamanan. Makin merasa tidak nyaman dengan kondisi DAP hp yang seperti itu, akhirnya saya nabung dan memutuskan untuk membeli DAP yang terpisah dari hp, biar lebih nyaman aja mendengarkan musiknya. Pilihan saya langsung jatuh ke iPod Touch, karena sudah cita-cita dari dulu juga pengen nyicipin produk Apple itu rasanya kaya gimana. ๐Ÿ˜€

Ok, 6 bulan saya memakai iPod Touch, kesan saya waktu itu, kualitas suara ternyata tidak jauh berbeda dengan DAP soner yang biasa saya pakai sebelumnya, telinga kaleng saya tidak bisa membedakan mana yang lebih berkualitas disisi SQ-nya. Cuma yang tadinya saya pakai earphone Phillips (lupa type), kini lebih sedikit terangkat SQ-nya dengan earphone putih bawaaan iPod. Bassnya lebih kuat dan gampang diangkat oleh kedua DAP. Karena ada iPod, jadinya saya tidak pernah mendengarkan lagi lagu dari DAP Soner itu. 
Well, beberapa waktu lalu saya memutuskan untuk menjual iPod Touch kesayangan itu dan sekarang SOLD OUT. Mau tidak mau, mulai lagi saya mendengarkan musik lewat DAP Soner Cedar, satu-satunya DAP yang tersisa memang (laptop gak diitung). Tapi ada yang menarik dari si Cedar ini, setelah telinga saya terbiasa mendengarkan SQ yang dimiliki oleh iPod Touch, pas saya balik lagi mendengarkan musik dengan DAP Cedar ini, saya dan telinga saya harus berkata jujur bahwa SQ si Cedar yang sudah dimodding ini ternyata lebih baik daripada iPod Touch. Power outputnya sepertinya lebih besar, terbukti apabila di pair dengan IEM Superlux HD381b, volume maksimal, keluaran suara lebih keras di Cedar, tapi tidak menutup kemungkinan loh adanya faktor lain dari terjadinya kasus seperti ini. Selain itu, telinga saya juga merasakan kalau bass yang dihasilkan oleh DAP Cedar ini ternyata lebih bertenaga dibandingkan iTouch meskipun sudah diset eq ke bass booster. Saya tes menggunakan IEM Superlux HD381b, kuantitas bassnya akan lebih terasa banyak jika di pair dengan Cedar, tapi gak berarti boomy juga lho. Intinya, mendengarkan musik lebih enak di Cedar daripada iTouch dengan catatan bisa mentolerir sms bomber yang sering mengganggu kenyamanan telinga saat mendengarkan musik. 
Sempat saya mencoba DAP The Kube, SQ-nya jauh lebih hebat daripada Cedar ternyata, menurut telinga kaleng saya, The Kube itu jauh lebih wide, suara yang dihasilkannya terkesan open meskipun saya tes menggunakan IEM yang sama yaitu HD381b. Minusnya, gak ada layar dan daya tahan batere cuma 3 jam play. Harganya? tentu saja jauh lebih murah daripada Cedar, secara DAP kerhor.
Ternyata ada banyak pilihan DAP lain selain iPod meskipun dengan harga yang jauh jauh jauh lebih murah tapi SQ jauh lebih hebat daripada iPod, tapi tetap saya harus berkata jujur bahwa iPod adalah DAP yang lebih saya sukai dibandingkan DAP yang lain yang pernah saya coba. Alasannya? Manajemen file yang sangat mudah, cepat, dan nyaman, karena semua diatur oleh iTunes. Yappp, saya juga sering mendengarkan lagu dari laptop, player favorit saya iTunes. Tentu saja di itunes library-nya itu sudah terisi ratusan lagu favorit saya, jadi dengan iPod saya tidak perlu repot-repot kasak-kusuk mencari file lagu yang ingin dimasukkan ke DAP diantara ratusan tumpukan folder file mp3 lain yang bertebaran di harddisk saya yang penuh itu, tinggal colok ipod ke laptop, sync, semua lagu masuk ke iPod.
Ada niat untuk membeli lagi iPod Touch, tapi lebih baik jangan, uangnya mending dipakai untuk tujuan awal. Ada niat juga untuk membeli iPod Classic 5th gen 120GB, tapi lebih baik jangan, Classic menggunakan harddisk sebagai media penyimpan datanya, saya takut jika sewaktu-waktu harddisknya itu bisa saja bad sector karena terjatuh dan terbentur. Belum lagi di forum-forum banyak yang mengeluh tentang masalah yang dialami oleh iPod Classic 5th gen itu, semua sama problemnya, harddisk mudah bad sector meskipun tidak pernah terjatuh atau apapun. 
Akhirnya, saya memutuskan, untuk DAP iPod saya pasti lebih memilih iPod Touch, ataupun kalau ada yang bekas dengan harga miring, boleh lah iPod Video 5.5 gen, karena sudah terbukti ketangguhannya dan SQ-nya yang lebih baik daripada type iPod lainnya, di forum-forum banyak user yang pakai. Karena iPod Video udah discontinue, jadi kalau ada uang lebih, saya pasti memilih iPod Classic 6th Gen 160gb, so far, belum ada banyak user yang mengeluh mengalami bad sector harddisk. ๐Ÿ™‚  
Karena suatu hal, apabila saya lebih memilih membeli DAP lain selain iPod, maka pilihan saya jatuh ke Sansa Clip+. Tapi meskipun begitu, dibanding DAP lain yang nantinya akan menjadi pilihan saya, DAP yang akan lebih saya sukai tetap iPod,  ya iPod type apapun itu. ๐Ÿ™‚
makmalf
Categories
#eaa Gak penting Just for Fun Lagi galau

Fake Plastic Love


SAM_0827

โ€œShe looks like the real thing,
She
tastes like the real thing,
My
fake plastic loveโ€ฆโ€
(Radiohead โ€“ โ€œFake Plastic Treeโ€)
(Pict from nowhere)
makmalf
Categories
#eaa Gak penting Just for Fun

Gak Perlu Dikasih Judul

[NOTE] Postingan gak penting, close tab aja kalo kebeneran lagi sial kesasar kesini. [NOTE END]
Sebelum ngerjain tugas (mainin angka), nulis postingan dulu (mainin kata). Itung-itung pemanasan aja lah ya. ๐Ÿ˜€
Dari awal memang ga sempat kepikir untuk ikutan banyak kegiatan luar perkuliahan, seperti UKM atau komunitas-komunitas anak kampus gitu. Tapi, sesudah 1 tahun kuliah di sini, akhirnya ngerasain juga jenuhnya kuliah tiap hari, senin sampe jumat, dari pagi ampe sore, tugas numpuk (meskipun selesai dengan nyontek), tambah lagi dengan tanpa ikutan kegiatan kemahasiswaan/kegiatan luar perkuliahan sama sekali, jadi otomatis tiap hari gw cuma jadi seorang mahasiswa yang kupu-kupu. Sisa waktunya gw abisin dgn dikit-dikit ngerjain tugas, banyak-banyak nonton film di kosan. Jiwa ansos gw kambuh. 
Fuck yesterday, from now on I start the new rule of my life.
Gw harus punya banyak temen.

Gw mulai coba-coba ikut dua UKM, ikut kegiatan di kampus, ya paling nggak skrg gw bisa lebih banyak kenal senior gw, anak-anak jurusan lain, dan yang paling penting, yg ga gue temui di kelas setiap hari, yaitu mahasiswi-mahsiswi jurusan lain. Ya, intinya, faktor jurusan yg bikin gw krisis temen cewek, gue pengen punya banyak temen cewek. Ini bukan pacar lo. Ini temen. Hanya temen. Tentu saja itu dua hal yg beda.

These no have particular reason. Lupakan keinginan gw yg pengen punya banyak temen cewek.

Sekarang gw lg semangat-semangatnya nambah banyak temen, salah satunya dengan ikutan komunitas blogger kampus. Selain bisa nambah temen, banyak hal-hal yg gw bisa dapetin dari ikutan komunitas ini. Salah satunya ilmu tentang dunia per-HTML-an, itu bisa sedikit ngobatin mata gw yg dari dulu buta HTML.

Acara yg rutin setiap minggu diadain sama komunitas ini memang ga dikemas secara terlalu serius, tapi disitulah gw nemuin kesenangan gw, belajar tapi ga berasa belajar. Gw bisa kenal orang yang menurut gw jago dalam ngerancang design web. Ya, gw pengen belajar itu.

Sebenernya gw pengen cerita banyak di sini, tapi ada tugas yg belum gw kerjain, takutnya besok tugas itu harus dikumpulin.

Selamat malam, selamat begadang. Open-mouthed smile

makmalf